Tampilkan postingan dengan label My Life Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Life Story. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Februari 2016

Tidak Mudah, Bukan Berarti Tidak Bisa

Alhamdulillah...yuk awali hari-hari dengan syukur.
Kita kerap kali lupa untuk bersyukur, dan terlalu sibuk memikiran yang tidak ada.

Postingan ini ditulis saat berdiam diri di istiqlal.
Niatnya sich ngaji...tetapi begitu waktunya tiba ada aja godaannya. Hahahaha. Ini menjadi postingan perdana curhat habis di tahun 2016. Resolusi tahun ini sebenernya udah sangat mulia, STOP ngeluh, STOP curhat di blog. Tapi apa daya...aku manusia biasa. Hehehehe

Ketika sedang khusu' mendengarkan dan menulis rangkuman ceramah, tiba-tiba tablet bergetar... ternyata ada message via whatsapp yang masuk. Begitu melihat namanya, langsung dapet feeling buruk...pasti dapat komplain.

Yups...benar saja....
Akhir tahun 2015 ada customer yang menggunakan jasa menghias seserahan. Barang dikasih hari sabtu dan diambil minggu pagi. Hasilnya aku nggak tidur sama sekali semalaman. Dan akupun nggak mematok harga lebih...standar aja. Begitu barang diterima mereka langsung memberikan pujian, katanya bentuknya perfect. Testimoni yang tidak ku minta.

Sekitar 3 bulan berlalu...ternyata hantaran baru dibuka. Dan jadilah aku kena komplain. Mreka bilang bentuk perfect. Tapi begitu dibuka, barangnya rusak semua.

Hadeuhhhh...bingung kan kudu gimana?
Sudah 10 tahunan aku bikin parcel. Dan beberapa kali membuatkan seseraha  untuk orang - orang di dekatku. So, selain membungkus, tentu aja aku bertugas ngebongkar seserahan. Hasilnya semua barang OK, baik-baik saja, sama sekali nggak ada masalah dengan jarum yang begitu banyak.

Ya....mungkin para calon pengantin belum tau. Seserahan yang dibentuk sedemikian rupa tentunya akan mempengaruhi kualitas barang. Bayangin aja kain-kain ditusuk jarum pentul.
Ngebongkarnya juga harus hati-hati. Sama hati-hatinya dengan saat membuatnya. Kalau tidak...barang bisa rusak dan bolong.

Hadeuhhh...aku lupa kalau aku tinggal di kota. Beda sama di desa yang customernya nerima dan nggak banyak komplain. Lagi-lagi dapat pelajaran. Walaupun 1 tahun ini aku sudah berusaha melayani dengan sepenuh hati, dengan hati-hati pula, dengan penuh perhitungan, dan selalu mencari win win solution sebelum seserahan dikemas...jadi selalu ku tanyakan mau dibentuk apa... tujuannya biar nggak ada komplain.

Ya....bisnis jasa emang rawan dengan komplain.

Hari ini dapat pelajaran yang sangat berarti yaitu memberi tau resikonya...dan lebih menegaskan mau request bentuk yang semacam apa?

Humm...bisnis itu emang sulit.... tapi bukan berartu tidak bisa. Harus tahan banting, tahan terhadap kritik, complain, dan saran. Bukan untuk mundur, tapi untuk menjadi lebih baik. Untuk membesarkan bisnis. Bismillah...semoga segala impianku segera terwujud.


Kartu AS pengusaha

1. Kerja keras
Pantang menyerah, pantang mengeluh

2. Kerja cerdas
Kebanyakan orang Indonesia hanya mengandalkan otot dan lupa harus mengikuti perkembangan teknologi

3. Kerja secara tuntas
Kita sering lupa, kerja belum sampai tuntas, mengerjakan yg lain (gagal fokus)

4. Kerja ikhlas
Ya,..kita harus ikhlas ketika mendapakan kritikan, saran, komplain

Masih banyak PR untukku. POIN 3 dan 4 masih belum memenuhi syarata. Hiks hiks hiks

Sabtu, 24 Oktober 2015

Jepang Negeri Impian

Entah sejak kapan aku benar-benar mengagumi negeri sakura itu. Banyak teman yang menyemangatiku untuk mencari beasiswa atau bekerja di Jepang. Tapi aku selalu menjawab dengan candaan....kalau aku akan ke Jepang dalam rangka liburan bukan bekerja. Hahahhahaha *sok kaya. Salah satu hal terbesar yang menghalangiku adalah belajar bahasa. Ya..aku sangat malas untuk menghafal, kecuali ada orang di dekatku yang sering mengajakku dengan paksaan belajar bareng. 

Kenapa harus Jepang? 

Entahlah...aku tidak ingin belajar teknologinya. Tapi aku ingin belajar budaya mereka yang begitu disiplin. Bagaimana cara pembelajaran di sekolah dan keluarga?  Aku dengan profesiku sebagai pengajar...punya peran besar dalam membentuk karakter penerus bangsa. Pengin banget bisa memberikan banyak arahan pada anak-anak dari hasil observasiku dari negeri sakura itu seandainya suatu saat Allah mentakdirkan aku ke sana. 

Beberapa hari yang lalu aku sampai bermimpi berada di Jepang 3 hari karena ada yang mengajakku liburan gratis. Belum puas..,ujug-ujug udah di pesawat menuju perjalanan pulang dan terbangun dari mimpiku. Wkwkwkwk. Padahal aku sudah menyimpan impian itu dalam-dalam. Tadi nelfon mama dan menceritakan mimpiku. Mama malah bertanya... sebegitu penginkah kamu pergi ke Jepang sampai masuk ke mimpimu??? O...o... kalau itu sich nggak usah ditanyakan lagi.

Jadi...hingga detik ini...JEPANG hanya sebatas impian dan bunga tidur...aku belum melangkah untuk mewujudkannya. Sebenernya untuk jalan-jalan ke Jepang bisa diwujudkan dengan menabung kira - kira 1 tahun. Paspor udah di tangan...tapi...aku berjanji akan menginjakkan kaki ke tanah suci dulu sebelum beterbangan ke berbagai penjuru dunia. Bahkan keinginanku untuk umroh udah terkubur, tabunga entah menguap kemana, hiks hiks hiks. Nikah dulu aja lah ya.... Umroh dan Haji berdua bersamamu akan lebih afdol...disertai mahram. (',')

Sabtu, 15 Agustus 2015

5 tahun @Bogor

Ini harusnya udah memasuki jam tidur...
Sejak terserang insomnia beberapa bulan lalu, aku mencoba mengasingkan diri dari gadget setelah jam 21.00. Hanya boleh tiduran di kasur, mentok banget cuma boleh baca  Al Qur'an. Tentu saja syetan akan menggoda tuk tidak pegang mushaf, jadilah aku akan lebih memilih berdoa lalu tidur. 

Tapi malam ini, ada sesuatu yang menggodaku. Niatnya mau menyiapkan materi postingan blog yang lebih berkualitas, tapi mata ini terhenti ketika melihat folder foto. Perjalananku selama 5 tahun di Bogor. Ya......tak terasa sudah 5 tahun di kota hujan tercinta dan 5 tahun juga aku berdomisili di kos sederhana ini. Saat itu tahun 2010, harga kontrak 1 tahun 1,1 juta, murah meriah bukan? Ya...alhamdulillah sesuai dengan isi kantong saya saat itu. hahahahahhaa.



















Foto : Kamar kos tahun 2010

Alhamdulillah masih ada kenangan foto lama. itu kondisi ketika masih awal berada di Bogor. Ya..kamarnya kecil dan sederhana, hanya cukup untuk menampung 1 orang doank. Liat tuch, masih ada oat meal dan apel, itu adalah menu dietku. Pagi makan 1 buah apel + susu kedelai dan gak pernah makan nasi, cuma makan oat meal. Saat itu lagi rajin-rajinnya merawat diri, kalau sekarang mah apa, badan udah melar, kulitpun tidak terawat.

Kondisi kamar kosku sekarang sudah sangat berbeda, saking terlalu banyak barang jadi berasa semakin kecil. Ada boneka pisang, doraemon, dan anjing di kasur. Ini aja barang-barang udah dimasukin ke gudang dan masuk ke dalam 5 box ukuran 70 Liter (*mendadak mikir kalau jodohku orang jawa pindahannya mau gimana? hahahahha). 

Sekarang kondisi kos semakin sepi, sebagian menikah dan sebagian lagi pindah kerja di luar Kota Bogor. Mendadak hari ini merindukan kenangan masa lalu. Kenangan bersama teman-teman kerja di Bimbel terdahulu juga teman-teman kos.

Ini beberapa keseruan bersama teman-teman kos :



















Foto 1 : Mulai jalan-jalan akhir pekan ke Jakarta bersama Nunik dan nyobain comuter line #2011



















Foto 2 : Perpisahan saat Nunik akan berangkat ke Moskow  @ WarungTaman (*saat itu sich nangis, wkwkwkwkwk) #2011



















Foto 3: Saat itu bertujuan ke puncak tapi nggak tau harus naik apa, jadilah kami berhenti di  Taman Matahari. Padahal nggak tau di dalamnya bakalan seperti apa (Dari depan ke belakang : Lisa, Mba Ina, Mba ii, Febi) #2012



















Foto 4 : Menyempatkan rehat sejenak dari dunia kerja di akhir pekan dengan bermain air di The Jungle Bogor, padahal cuma aku doank yang bisa renang *itupun masih amatir. (Dari kiri ke kanan Mba ii, Tya, Lisa, Mba Ina) #2012



















Foto 5 : Inget banget nich ceritanya lagi ange-angetnya baru putus cinta, jadilah mereka menemaniku basah-basahan di curug nangka (Lina, Lisa, Tya, Mba Ina) #2013

Wuahhhh...rasanya kangen dengan masa-masa itu. Mba ii, Febi, Lina dan Nunik udah nikah sedangkan Mba Ina dan Tya udah kerja di luar Bogor, sedih euyyy udah nggak punya temen lagi di kos yang bisa diajak jalan-jalan, belanja, nonton drama korea mpe pagi. Hahahahahahahaha. 

Selain keseruan sama temen-temen kos, ternyata aku juga pernah mengalami keseruan bersama teman seperjuangan dalam mencari pundi-pundi rupiah demi segunung berliah. wkwkwkwkwkw



















Foto 6 : Spontan tadi sempet senyum sendiri melihat foto ini, berasa masih  bocah banget saat itu



















Foto 6 : Pulang kerja langsung cussss ke SKI cuma buat numpang foto  (Mba Ina & Lisa)


Foto 7 : Ini si Bay keliatan banget masih bocah, sekarang udah punya buntut 1 namanya Hisyam  (Bay, Lisa, Mba Disty)

Ahhhhhhh...masih banyak banget kenangan foto-fotonya, sama murid-muridku juga. Tapi capek juga kalau mesti upload semua ntar kuotaku abis *akal anak kos selalu ngirit, hahahahhahahaahha.

Hai teman-teman, makasih ya...pernah mengisi hari-hariku dengan sangat indah, semoga kita selalu sukses menempuh jalan masing-masing dan selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Aaaamiiin



Minggu, 02 Agustus 2015

Obat Jerawat

Memiliki kulit yang berminyak, memang merepotkan karena jerawat tumbuh dengan subur pada kulit berminyak. Menjalani hari-hari dengan naik sepeda motor, tentu saja membuat kulit terpampang sinar matahari juga terkena asap dan debu, kalau nggak rajin bersihin muka sudah tentu jerawat menjadi teman setia.

Beberapa bulan lalu, hidupku mulai berantakan, kamar nggak pernah rapi, muka juga nggak pernah dirawat ditambah terserang insomnia, saatnya mengucapkan welcome pada jerawat.

Awalnya, aku sangat cuek dengan mukaku yang sudah penuh dengan jerawat, sampai akhirnya murid-muridku dan orang tua mereka bertanya kenapa mukaku jadi begini??? Sejak itulah aku baru berfikir separah itukah jerawatku? Sepulang ngajar, mulai ku hitung jerawat, eng ing eng....ternyata sudah lebih dari 50 jerawat tapi aku masih aja nggak peduli. (Tapi maaf nggak punya dokumentasi saat itu *ngeri liat muka sendiri)

Ya....,,targetku ketika mudik muka udah harus bersih, daripada ntar diomelin sama mama. Saat itu sekitar bulan April, aku mengobati jerawatku secara konvensional. Berhubung kulitku sering alergi, so..aku selalu sedia minyak zaitun untuk mengatasinya. Begitupun dengan jerawat, mungkin sebagian ada yang bilang, muka udah berminyak masa diobatin sama minyak? Inilah spesialnya minyak zaitun yang konon banyak mengandung vitamin E.

Buat temen-temen yang mau ngilangin jerawat dan low budget, bisa ikutin caraku :
1. Bersihkan muka dengan milk cleanser setiap sebelum mandi dan sebelum tidur.
2. Cuci muka dengan sabun JF Sulfur
3. Tuangkan alkohol 70% pada kapas lalu usapkan pada seluruh muka (hindari area mata)
4. Oleskan minyak zaitun
5. Banyak minum air putih
6. Minum vitamin E


Kondisi mukaku saat itu jerawat tumbuh dengan subur, terus muncul dari hari ke hari. Karena ini cara konvensional tentu saja butuh waktu yang lebih lama. Saat itu aku butuh waktu sekitar 2 bulan sampai jerawat tidak tumbuh lagi dan kulit muka sudah rata.
Sekarang PR-nya adalah membersihkan bekas jerawat.

Biar muka tidak ditumbuhi jerawat kuncinya adalah sering membersihkan muka terutama sebelum tidur, dan rajin-rajinlah berwudhu.

Sabtu, 25 Juli 2015

ANEH?????

Aneh...adalah kata yang sering ditujukan untukku. Gayaku yang nyentrik, ceplas ceplos dan apa adanya sering dianggap aneh.

Entahlah...sering kali aku terlalu cuek, bahkan tidak memikirkan bagaimana pendapat orang karena aku hanya berfikir lakukan apapun yang aku inginkan selagi masih dalam jalan yang benar.

Sayangnya...mama tidak bisa memahamiku.
Dulu untuk bisa memakai kerudung aku harus menangis dan ngeyel....jadilah aku diijinkan pake kerudung selepas SMA dengan syarat tidak boleh memakai cadar.

Kemudian aku merantau ke Bogor, dengan segala pikiran negatifnya, beliau beranggapan aku berteman dengan para teroris yang bercadar *ngakak, padahal saat itu aku masih pacaran.

Dan hari ini......mungkin aku yang salah. Ya...kampung halamanku tidak seperti kota Bogor Beriman, jadi agak aneh kalau liat ada yang baca al quran dijalanan. Kira-kira sudah 1 tahun aku memutuskan untuk bergabung dengan komunitas ODOJ agar lebih istiqomah. Karena sebelumnya aku sudah mulai lalai bahkan 3 bulan baru khatam. Ya...dengan iman yang naik turun (tapi sering turun), aku beranggapan lingkungan punya peranan yang sangat penting dalam pembentukan akhlak, dan aku memutuskan untuk bergabung dalam pergaulan yang baik. Sejak semalam, aku kurang enak badan, karena menguras pikiranku berlebihan, lagi-lagi asam lambungku naik. Dan baru sempat tilawah setelah maghrib. Tapi...tiba-tiba mama minta dianterin kondangan, maka jadilah aku mengantarnya lalu memarkir motor di tempat yang terang agar bisa bertilawah sambil menunggu mama di parkiran. Eh...ternyata aku disuruh masuk sama yang punya hajat. Jadilah aku masuk, dan hanya meneruskan tilawahku (ingat jam 20.00 harus laporan) hahahahahahahahahah.

Dan malam ini mama masuk ke kamarku padahal udah lewat jam 11 malem, alesannya karena nggak bisa tidur melihatku membaca al quran di tempat umum. Ini menggelisahkannya, dan katanya yang aku lakukan adalah riya, wuakakkakakakakaka.
Katanya kalau mengingat Allah cukup berdzikir, gak perlu baca Al Quran begitu. Dan lagi-lagi mama menganggap sikapku yang seperti ini karena gangguan jin dan aku perlu dirukyah. Jadi ingat kejadian waktu SMA, saat itu nilai raportku jeblok, karena aku frustasi dimarahi setiap hari dan mama marah-marah katanya aku nggak usah baca al quran lagi, karena toh nyatanya nggak bikin aku jadi pinter. (*nangis)

Malam ini setidaknya sudah terduga....hal ini akan terjadi. Dari dulu apapun yang aku lakukan toh selalu salah di mata beliau...jadi senyum aja ya... Hahahahahaha

Kalian pernah salat di jalan nggak?

Ada kalanya aku terpaksa melakukan salat di perjalanan karena waktu salat yang tidak mungkin dijamak, apa yang terjadi?
Semua penumpang bus, tidak ada yang salat walaupun sebagian besar memakai kerudung. Memang tidak mudah ketika memutuskan untuk salat di jalan, karena walaupun aku tau ini benar, tapi pasti dianggap aneh oleh penumpang yang lain (*walaupun sesama muslim).

Jadi intinya melakukan sesuatu yang benar tidak selalu mudah.

*ANEH belum tentu SALAH

Ini ceritaku, mana ceritamu?



Minggu, 01 Maret 2015

Maret --->>> Perubahan Musim

Eitsss...udah bulan Maret aja...
Alhamdulillah masih diberi nikmat hidup sebagai seorang muslim sampai hari ini

Akhir-akhir ini mentari di Bogor sudah kembali menyapa dengan hangat
Hujan yang beberapa hari yang lalu selalu turun mulai reda.
tapi....peralihan cuaca semacam ini, sering membawa banyak penyakit.
Apalagi kalau kita dalam kondisi kurang fit, maka virus dan kawanannya akan mudah menyerang kita.

Semakin lama aku berasa semakin kurang teratur.
Terutama jadwal makanku. Sering banget malas makan, karena malas belinya *mending milih tidur.
Akhirnya tumbang juga nich badan. Karena terlalu capek, makan nggak teratur....jadilah aku terserang virus...subhanallah nikmat banget rasanya, ditambah kepleset di kamar mandi.
Ceritanya ini masih dalam masa pengobatan dan pemulihan stamina, tapi bagaimana mau pulih, kalau makan aja males-malesan, doppingnya minum semua vitamin.

Maret itu banyak deadline. Rasanya nggak pengin ngerjain apapun karena badan ngerasa capek banget. Tapi apa daya...resiko orang hidup....kudu kerja biar bisa makan. hahahahahahahaha.

Seperti biasa...semua rencana masih hanya sebatas wacana, semoga target bulan ini bisa kuselesaikan dengan baik. SEHAT SEHAT SEHAT..... SEMANGAT!!!!


Rabu, 04 Februari 2015

Yang Istimewa di Februari

Hap hap hap....
Bulan pertama telah berlalu.
Waktu berjalan begitu cepat.
1 bulan ini aku masih tetap sama, terlalu banyak tidur, hari-hari kurang produktif.
Tapi bukan berarti tidak berpenghasilan loh.
Alhamdulillah rezeki lancar...hanya saja aku tidak melakukan hal lain selalin mengajr.

Konon ada yang istimewa di bulan februari
Apa itu???
Pasti sebagian bilang hari valentine atau imlek. Aduh..aduh...aku gak kenal hari begituan.

Yang teristimewa di februari kali ini karena terdiri dari
-4 hari ahad
-4 hari senin
-4 hari selasa
-4 hari rabu
-4 hari kamis
-4 hari jumat
-4 hari sabtu

Yang mana...kejadian begini belum tentu terulang dalam 100 tahun. Februari yang begitu beraturan. Semoga hidupku juga segera teratur dan bulan ini menemukan yang teristimewa. *ngarep. Hahahahahaha

Ya....mulai melupakan sakitku, mulai sembrono lagi, makan seenaknya gak pake aturan. Rasanya harus kembali ke pola hidup sehat. Gak boleh bergaul lagi dengan nasi dan harus dipaksa untuk olah raga. Jerawat dah tumbuh dengan subur, kulit kusam tak terawat, badan mengembang dengan sukses. Dah saatnya mengembalikan ke bentuk badan ideal. *masih sebatas rencana.

Semoga Allah segera mengangkat semua penyakitku, memberiku umur yang panjang dan berkah, serta memberiku rezeki yang halal berkah dan berlimpah. Gak ketinggalan juga,,,semoga segera dapat jodoh yang terbaik. Hahahhaahaha

Kamis, 29 Januari 2015

Jodoh

Sebenernya banyak banget yang pengin ku tulis
Tapi...itu artinya aku akan terlalu banyak berbicara dan mengurangi keanggunanku. Hehehehehehehehe

Tahun ini...mungkin nggak seperti 2 tahun yang lalu
Fase dimana aku merasa pengin banget nikah (bukan karena sudah siap) tapi lebih pengin menunjukkan aku baik-baik saja tanpanya, dan aku bisa melupakannya dengan cepat. Ahhhh...saat itu bawaannya pengin kejar target nikah.

Kali ini pengin nulis tentang jodoh.
Apa sich yang ku pikirkan tentang jodoh.
Jodoh adalah misteri yang belum bisa ku pecahkan.
Seandainya untuk menjawab jodohku cukup search di google dengan keyword jodohku mungkin akan muncul Anang dan Ahsyanti.

Sebagai cewek yang punya daya khayal tinggi, pastinya aku punya harapan pengin dapet pendamping hidup seperti apa.
Di kala aku sendiri...tiba-tiba aku bertanya.
Laki-laki seperti apa yang ku harapkan jadi jodohku?
Yang ganteng, kaya, atau setia seumur hidup bersamaku dala suka dan duka?
Kalau kata Bang Ippo Santosa, pertanyaan itu seharusnya jangan pakai atau, tapi pake dan #mental kaya. Hahahahahaha

Ya....akhirnya aku menyadari tidak ada yang sempurna di dunia ini, begitupun jodoh. Siapapun dia...aku harus menerimanya dengan segala kekurangan dan kelebihannya.

Semalam aku menertawakan sesuatu.
Ketika mereka ingin menjodohkan kami, sementara kami sama-sama tidak berminat. Ini sungguh menggelikan. Bukan karena aku menolaknya. Tapi karena dia mengatakan, mengurus dirinya sendiri saja belum bisa, gimana mau punya istri? Dia takut tidak bisa memenuhi kebutuhan istrinya.

Spontan mendengarkan penjelasan itu...aku langsung tertawa. Sungguh menggelikan mengetahui ada seorang cowok di usia 30 tahun lebih berfikiran semacam itu. Kayaknya butuh teman bergaul sepertiku. Wkkwwkwkwkkwwkk.

Ya...dulu aku pernah berfikir seperti itu. Kebutuhanku yang cukup banyak, hobiku berbelanja sesuka hati... Membuatku berfikir...apakah setelah menikah aku tidak bisa melakukan semua yang ku sukai? Karena aku harus mulai perhitungan? Ahhhh...saat itu bawaannya nggak mau rugi, belum rela melepaskan kebebasanku, fase itu sungguh lucu.

Apa yang lantas membuatku sadar? Ketika aku bertemu teman dan sahabat yang berani menikah dengan kesederhanaan. Di situlah aku sadar...menikah bukan masalah materi...sebanyak apa materi yang kita punya.....??? Tapi seberapa yakin kita menikah karena Allah akan menjamin rezeki setiap umatnya. Apa yang harus ditakutkan? Toh teman-temanku tetap hidup untuk membiayai keluarganya walaupun penghasilannya di bawahku. Kadang manusia lupa bersyukur, terlalu sibuk mencari yang tidak ada.

Ahhhhh...sebenernya ingin mengatakan pada keluargaku untuk tidak mengharapakannya. Kenapa? Bagaimana mungkin dia bisa menjadi imamku kalau dia saja tidak punya keyakinan semua akan baik-baik saja? Padahal aku juga salah satu makhluk yang takut untuk mengambil komitmen pernikahan. Aku membutuhkan pendamping yang mampu menguatkanku dikala aku lemah.

Kadang aku merasa kondisi kejiwaanku tidak stabil dan butuh konsultasi pada seorang psikolog. *lebay. Padahal orang-orang di sekitarku merasa aku baik-baik saja.

Ada fase dimana aku merasa sendirian dan nggak punya harapan apapun. Hatiku merasa kesepian. Kadang ingin membangun impian bersama seseorang. Dulu, mungkinnaku sering berbagi impian dengan sahabat perempuan atau sesosok pria yang dekat di hati, hahahahahaha. Tapi beberapa tahun ini aku memutuskan hubunganku dengan sahabatku dan juga...seiring bertambahnya umur...sahabat-sahabatku semakin sibuk dengan urusan rumah tangga serta pekerjaan, jadilah aku tak punya teman untuk merangkai impian bersama.

Januari...aku merasa terlahir kembali. Aku sadar kenangan masa lalu tidak punya kekuatan apapun untuk kehidupan di masa depan. Cukuplah kenangan itu dibekukan lalu kubur di tempat yang dalam. 22 Januari 2015 adalah batas akhir aku menunggu apakah khayalanku terwujud. Tapi semua telah terjawab....karena itu hanya khayalan. Dan aku harus kembali menjalani kehidupan di dunia nyata ini.

Iseng-iseng dikit lah... Sebernernya....beberapa bulan yang lalu ada yang menarik perhatianku. Terakhir kali aku tertarik pada cowok itu waktu SMA...... Ini menarik bukan karena dia yang ganjen loh ya. Tapi aku tertarik begitu saja ketika melihatnya. Hahahahahhahaahaha. Sungguh nggak pernah bisa banyak ngomong di depannya, walaupun beberapa kali dia sudah berusaha mendahului untuk ngajak ngobrol. *asli grogi. Wkwkkwkwwkkwkwk. Mungkin besok aku akan bertemu dengannnya lagi, Jumat adalah kesempatanku untuk bertemu dengannya, tapi ini hanya perasaan suka semacam anak SMA gitu dech. Hahahaha. Aku nggak tau dia dah nikah atau belum. Tapi biar aman anggap saja dia sudah menikah atau bentar lagi mau menikah karena dia sudah punya calon *usaha menyelamatkan hati. Serius...dia bikin penasaran.


Jodoh oh jodoh....kemana takdir akan membawaku?

Rabu, 21 Januari 2015

17 + 10

apa yang harus ku rasakan hari ini
bahagia atau sedih? Bahagia karena konon ini hari specialku, atau sedih karena jatah hidupku makin berkurang.

22 Januari 1988, hari dimana aku dilahirkan
sudah 27 tahun berlalu hingga hari ini, 22 Januari 2015

Tak terasa aku telah menempuh perjalanan yang panjang.
dulu mungkin terasa sulit, tapi sekarang terasa kuat
Perjalanan hidupku nggak selancar jalan toll yang katanya bebas hambatan tapi sekarang sudah mulai macet.

Dalam perjalanan hidupku...kadang ada lubang besar dan aku terpersok ke dalamnya, kadang ada kerikil tajam yang membuatku terluka, kadang pula aku tersandung batu dan membuatku terjatuh.
Mungkin banyak kesedihan di masa lalu, yang sudah ku lupakan karena aku lebih memilih untuk memperbesar rasa syukurku agar aku bisa bahagia. ya...aku memilih untuk terus bahagia.

Umurku baru 17 tahun + 10, masih muda kan? hahahahaha
Hari ini sengaja ku buat berbeda, tidak ingin mengingatkan siapapun bahwasannya ini adalah hari spesialku, berbagai info di sosial media sengaja aku lock.
Aku ingin merasakan sesuatu yang berbeda, aku ingin terlahir kembali sebagai wanita yang dewasa, dan menanggalkan semua sifat kekanak-kanakanku.
sejak kecil hingga tahun lalu, aku selalu menspecialkan hari lahirku. Jika tidak ada kue ulang tahun, aku pasti akan sedih. Ulang tahun begitu berharga untukku selama 26 tahun yang lalu.
Tapi tidak dengan hari ini. Sejujurnya aku sempat lupa dengan hari ini. Tapi murid-muridku yang mengingatkanku pada hari ini bahkan mereka yang menghitung mundur H - sekian ulang tahunku. bulan lalu pun mama meyebutkan tanggal ini, tapi aku malah bingung, kenapa dengan hari ini adakah yang special?

hari ini benar-benar terasa berbeda, aku hanya ingin menyepi dan menganggap hari ini tak ada, cukup tersenyum dan jangan mengingatkan apapun pada orang-orang di sekitarku. Hingga aku memposting tulisan ini, untuk pertama kalinya belum ada yang mengucapkan Happy Bitrhday baik sms, bbm, wa, atau telfon. Hahahahahahaha. Apakah aku menunggu ucapan itu? aku yakin mamaku akan mengucapkannya pada malam ini, pada jam tepat aku dilahirkan. Mungkin beliau satu-satunya yang akan melantukan doa di hari specialku ini.

yang berbeda.....dari tahun ke tahun...aku selalu mempunyai doa special di setiap ulang tahunku.
atau aku menantikan kehadiran seseorang.... tapi kali ini....bahkan aku tak berharap apapun. aku sudah tidak menantikannya lagi. Apakah aku telah perputus asa?
Mungkin beberapa tahun ini aku terlalu banyak berbicara tentang apa yang aku inginkan,tapi tahun ini aku hanya berharap Allah berkenan mengangkat semua penyakitku dan menyempurnakan separuh imanku. Amin

17 + 10 alias 27
angka ini terasa cukup membebani,
yang jelas aku tak bisa berperan kaya ABG labil, udah nggak pantes ngegalau nggak jelas.
Angka 27 benar-benar sudah dewasa. Semoga aku bisa menjadi orang yang lebih bijaksana dalam menjalani hidupku. Amin.




Kamis, 15 Januari 2015

Yuks Ngomongin Politik

Udah masuk hari ke 15 di tahun 2015, tapi belum ada sesuatu berarti yang ku lakukan. Malam ini mau ngomongin padangan politikku biar keliatan sedikit intelek. Hahahahhaahhaha

Karena blog ini bertujuan untuk jadi saksi bisu rekam jejak hidupku, so aku boleh nulis apapun suka-suka ya... Tahun 2014.... Indonesia melakukan pesta demokrasi pemilihan Presiden, dan untuk kesekian kalinya...lagi-lagi aku nggak milih Presiden. Bukan karena pengin golput tapi begitu datang ke TPS baru tau kalau ada syarat form A5, sementara aku nggak punya. Ya sudahlah....hakku melayang dech.

Jadi selama beberapa bulan terakhir sering mantengin twitter sesorang yang dulu ku kagumi, begitu terkejutnya diriku ketika mengetahui dia memihak pada capres yang bukan pilihanku. Apalagi kata-katanya begitu pedas menyoroti pihak lawan. Hadeuh...mpe aku penasaran apa yang dia pikirkan, apa yang ada di otaknya? Apa dia nggak membuka mata dan telinganya.
Ahhh...pokoknya gara-gara pandangan politik yang bersebrangan...membuatku jadi ilfeel sama dia. Hahahahahahahaha. Mpe aku pengin unfollow twitternya.

Tapi kali ini...dia memposting sesuatu yang membuatku legaaa... Di twitter hari ini ada trending topik tentang pengangkatan KAPOLRI yang mana calon KAPOLRI ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Aku penasaran apa yang akan dia katakan? Akankah dia mencari celah untuk membenarkan sikap sesosok yang dia pilih saat itu? Akankah dia menutup mata dan mengkerdilkan otaknya? BBM naik dia masih tetep percaya dengan pilihannya...begitupun ketika BBM kemudian diturunkan..... 

Yeayyyyy....hari ini akhirnya terjawab juga... Dia menyatakan kecewa. Haloooo...dari kemaren kemana aja?
Ya...mungkin lokasi domisilinya yang tidak di dekat ibu kota, membuatnya kurang mengerti apa saja yang terjadi di ibu kota.

Mungkin awal tahun ini korban PHP akan semakin banyak. Di PHP-in sama sesosok yang udah dipilih dan begitu diagung-agungkan....

Intinya....aku masih tetep penasaran apa yang akan terjadi berikutnya? Akankah pilihannya bisa bertahan hingga 2019 mendatang?  Hanya Allah yang tau.... Mari kita nikmati sajian drama kolosal di gedung DPR dan istana presiden. Anggap saja itu sebagai hiburan.... G perlu bikin otot dan otak tegang. Hahahaahahahahaha.

Selasa, 13 Januari 2015

Mobile Wifi Bolt

Setelah sekian lama berpetualang di dunia maya, akhirnya di tahun 2015, memutuskan untuk memiliki 1 buah modem
Dan hati ini mantap memilih Mobile Wifi Bolt, jadilah pada hari Senin, 12 Januari 2015....aku mempersuntingnya *ahayyyyy...lebay mood on.

Ini adalah modem pertama yang aku miliki. Karena sebelumnya aku kerja dari pagi pulang malam. Dan begitu pulang langsung tidur. Jadi rasanya sudah cukup berpetualang di dunia maya dengan memanfaatkan fasilitas kantor. Berhubung kehidupanku sudah berubah, lebih banyak di kamar kos tercinta....jadi butuh wifi untuk menjaga eksistensiku di dunia maya, gaya banget nggak sich? Hahahahahahahaha.

Sudahlah......ni ku kenalkan modem bolt baruku.

Harganya Rp 399.000,-
Kartunya langsung diaktivasi, dan free quota 8 GB. Lumayan lah ya.... Internetnya kenceng, tapi sebelum kalian membeli, cek dulu apakah ada signal BOLT di tempat kalian tinggal. Sementara ini BOLT baru hadir di daerah JABODETABEK.
Dan...di tempatku berdomisili, kebetulan di tengah Kota Bogor, deket Kebun Raya Bogor, signalnya ajib banget. So,..insyaAllah nggak akan nyesel dech mempersunting si BOLT ini, hanya saja belum memungkinkan membawa si BOLT pulang kampung, karena signal BOLT belum diakui di sana. Hahahahahahahha *mulai gila.

Sudahlah....semoga keberadaan si BOLT di sisiku membawa berkah, bener-bener untuk melancarkan segala kerjaanku. Syukur-syukur bergaul dengan si BOLT bisa datengin banyak rezeki.  Amin.... (^_^)


Rabu, 31 Desember 2014

Hari Baru @ 2015

Udah ngerasain tidur 1 tahun nich semalam.
Pergantian tahun kali ini dilewati dengan bobo cantik.
Biasanya aku selalu kebangun dimana suara kembang api bersaut-sautan ga nyelow, belum lagi tetangga yang asyik dangdutan. Mungkin karena faktor lelah baru sampai di Bogor setelah mudik 2 minggu, jadilah bobo cantik dan baru bangun jam setengah 5 pagi.

Hari-hari akan terasa hambar, tanpa rasa syukur.
So...yuks awali hari yang baru ini dengan hamdalah.
Alhamdulillah ya Allah, engkau masih memberi hamba nikmat iman dan islam sampai hari ini. Begitu banyak nikmatMu hingga aku masih bisa berdiri hari ini.

2015..... Masih penuh misteri. Apa yang akan terjadi di tahun ini? Eng ing eng...aku pun tak tau.
Ya...optimis lah ya.....semoga semuanya lancar di tahun ini.
Tahun ini resolusiku cuma satu yaitu MEWUJUDKAN SEMUA IMPIANKU. Hahahahhahahhhaa

2014 berlalu dengan cepat.
Masih banyak yang belum tercapai. Intinya 2015 ini bener-bener membuatku sadar bahwa aku sudah tak muda lagi, jadi gak boleh GALAU dan LABIL lagi.
Saatnya memantapkan karir, maju terus.....
Harus semangat lagi buat jualan, setelah beberapa tahun vakum, saatnya eksis kembali.

Intinya gak punya banyak keinginan, cuma harus nambal hal-hal yang masih berlubang di sana-sini untuk menyempurnakan.

PR banyak di tahun 2015 :

KESEHATAN :
aku harus sehat luar dan dalam
Walaupun fisikku terlihat sehat sebenernya banyak penyakit yang aku punya. Hanya saja nggak pernah ngomong di sini.
Bismillah.... Semoga 2015 bisa menjalani gaya hidup sehat dan Allah berkenan menganggakat semua penyakitku. Amin amin amin. Gimana mau jadi ibu dan istri yang baik, kalau aku malah sakit??? Jadi....Lisa Harus Sehat.

KEIMANAN :
Sejujurnya pengin banget punya suami yang baik hati dan soleh. (Semua orang juga mau kali ya? Hehehehehe)
Dulu tuch, pengin banget manjangin kerudung pas udah nikah, pake rok terus gak boleh pake celana. Tapi itu masih jadi angan-angan. Tiba-tiba beberapa waktu lalu terlintas pemikiran, kenapa suatu kebaikan harus ditunda? Pengin dapat jodoh yang baik, tapi kenapa aku tidak sibuk membaikan diriku sekarang? Jadi.....tahun ini semoga bisa manjangin kerudung dan nggak pakai baju seksi lagi, walaupun ini masih terasa berat, tapi akan diupayakan. Niat yang baik dulu lah ya.... Gak tau juga ntar actionnya bakalan gimana. Harus rajin ngaji + nyari ilmu. Ahhh...untuk urusan ibadah PR-ku masih banyak banget. Apalagi PR untuk menyempurnakan sebagian iman. Hahahahahahaha.

KEUANGAN :
Akhir tahun ditutup dengan membuka 3 rekening baru.
1 tabungan haji : targetnya sich 2 tahun bisa mencukupi nominal yang disyaratkan.
1 tabungan tanpa ATM : mulai serius nyari modal nikah ceritanya, walaupun belum ada isinya
1 tabungan berencana : ini sebenernya iseng banget, pengin nyobain nabung kaya arisan Rp 200.000/bulan selama 5 tahun ternyata cuma dapat 12 juta. Ya sudahlah...itu ditargetkan untuk menggantikan si Revo aja, 5 tahun ke depan.
Akhirnya bisa mikirin keuangan, berasa kaya orang dewasa (*ngomong dengan muka lugu -> wkwkwwkwkwk)
Ya...semoga Allah berkenan memberiku rezeki yang makin berkah dan berlimpah serta bisa menjadi manfaat bagi umat di sekitarku. Amin.

Karir dan Jodoh :
Karir masih belum jelas pengin jadi apa, intinya....apa yang aku dapat sampai hari ini, sungguh sangat nikmat. Kenapa? Walaupun uangnya tidak sebanyak sahabat-sahabatku (*mungkin) tapi aku punya banyak waktu untuk jalan-jalan, tidur, shopping dan MUDIK. Alhamdulillah.... Nikmat mana lagi yang pantas aku dustakan. Tapi PR-nya aku harus serius membangun karir yang jelas, ciptakan Mood yang baik bukan mengikuti Mood.

Jodoh juga masih belum kebayang. Ya...kali aja ntar ada pria single, tampan dan kaya yang tergetar hatinya untuk meminangku. Huahahahahhahahahah (*ngimpi)

Tahun ini gak banyak target lah...intinya berbenah hal-hal yang masih belum sempurna, bangun pondasi yang kuat biar nggak mudah roboh.


Bismillah...ya Allah...berkahilah setiap langkahku. Tunjukanlah hamba jalan yang Engkau Ridhai dan terangilah hati hamba dengan cahaya iman. Amin





Senin, 29 Desember 2014

Refleksi Akhir Tahun

Masih tersisa 3 hari di tahun 2014 ini
Yuks ah...sejenak kita lakukan refleksi
Apa aja yang dah dilakukan selama 1 tahun ini

Tahun 2014... Masih serba nggak jelas, jodoh nggak jelas, tabungan nggak jelas.
Sebenernya tahun 2014 ini dah siap nikah (*ngomong doank) dan pengin umroh. Udah itu aja. Tapi alhamdulillah...Allah belum mengijabah dua-duanya, mungkin karena ikhtiarku belum maksimal.

Apa aja yang terjadi di tahun 2014.

Ni hidup...makin penuh godaan, intinya Allah mengingatkanku bahwasannya aku wanita yang penuh godaan kalau jalan kemana-mana sendiri. *solusinya = buruan nikah

Keinginan umroh juga belum terlaksana karena keluarga belum setuju, baru boleh umroh kalau sama suami *solusinya = buruan nikah

Pengin juga beli rumah di Bogor walaupun harus nyicil tiap bulan, tapi lagi-lagi nggak dibolehin keluargaku katanya nikah aja dulu. *solusinya = buruan nikah

Akhirnya....karena solusinya = buruan nikah
Sementara aku belum tau calon suamiku dimana rimbanya, jadinya aku nyanyi dangdut dech...

Dimana dimana dimana
Ku harus mencari suami....syalalalalallalala.
Huahahahahahhahaaha

Ahhhh...udah ahhhh....
Serius nich,,,, target tahun 2014 mental semua.
Yang terjadi di luar dugaaan, jadi...nggak mau lagi nulisin targetku di blog lagi, coz semua yang ku tulis malah nggak ada yang terkabul. Mending aku rangkai dalam setiap doaku. Tahun 2014 aku malah seneng jalan-jalan mulu...gayanya mau menghabiskan masa lajang, *padahal gak tau kapan dapat giliran nikah.

Jodoh adalah misteri yang belum bisa ku temukan jawabannya hingga detik ini.


Banyak kejadian, akhir tahun ini ditutup dengan godaan iman, manajemen hati biar selalu ingat Allah.
Pokoknya Lisa tahun depan harus lebih baik dari Lisa tahun ini. Semoga Allah senantiasa menunjukan jalan yang lurus yang diridhai-Nya dalam setiap langkahku.
Amin amin amin

Minggu, 28 Desember 2014

Rencanakan Masa Depan

Wew....waktu berjalan semakin cepat
Rasanya baru kemaren 17 tahun
Sekarang tinggal menghitung hari menuju 17 + 10 tahun. Hahahahahaha
Serius.....ini angka yang sangat menakutkan
Baru berasa dech.... Dari kemaren kemana aja ya?
Duh...makin sadar berasa tua
Badan tambah membengkak, kulit makin item aja *sangat menyedihkan.

Liburan 2 minggu di rumah nggak sesuai rencana
Ya...begitulah aku
Selalu melakukan hal spontan dalam kondisi mood yang buruk atau panik.
Alhamdulillah...tindakan yang ku pilih insyaAllah masih bener walaupun hati galau

Menutup akhir tahun dengan rencana.
Di usia yang tak muda lagi ini, mau nggak mau harus memikirkan masa depan. Sejujurnya aku pun tak tau apa yang ku inginkan selain ingin menjadi istri dari pria tampan, soleh dan kaya. Hahahahahahahahaha.
Mulai bertanya pada diri sendiri? Mw jadi apa diriku? Tapi hingga detik ini masih belum menemukan jawabannya. Walaupun sekitar 3 minggu tak mengajar membuatku menyadari ternyata murid-muridku sering membuatku tersenyum, kadang bertemu mereka membuatku lebih semangat. Ya...saat ini sich...masih menikmati dunia mengajar, tapi ke depannya masih harus mengembangkan diri dan lebih serius lagi mengupayakan yang terbaik.

Merangkak menuju angka 27, disaat sebagian besar teman-temanku sudah menikah dan beranak pinak, aku malah masih asyik main ke sana-sini. Akhir tahun ini sudah mulai panik  urusan jodoh nich. Wkwkwkwkwkwkwkwk.
Tapi,,,aku belum serius berjalan ke arah sana. Ya...di akhir tahun ini aku memaksakan diri untuk mulai menabung.
Membuka 3 rekening sekaligus.


Yang serius itu cuma tabungan simpatik dan tabungan haji.
Tabungan berencana itu terlalu iseng, ku anggap aja itu arisan selama 5 tahun, trus ntar dapet motor baru dech...coz cuma bakalan dapat 12jt dalam 5 tahun. Ya biaya untuk menggatikan posisi revo kelak.
Tabungan simpatik....sengaja dibuat tanpa ATM biar aku kesusahan ngambilnya, jadi cuma pake internet banking., ini bertujuan biar biaya nikah segera terkumpul, walaupun calonnya belum keliatan, hahahahahaha. Kalau tabungan haji semoga bisa segera lunas dalam 2 tahun ke depan. Ya...semua harus berjalan beriringan....dunia dan akherat.

Yuks,,,kita budayakan menabung.
Hasilkan yang banyak, konsunsi secukupnya.

Taman Bunga Nusantara

Alhamdulillah...nikmat mana lagi yang pantas aku dustakan?

Setiap hari berasa hari libur.
Bukan karena aku pemalas, alhamdulillah Allah memberi jalan rezeki yang berbeda dengan orang kantoran.
Hari ini, selasa 8 desember 2014, akhirnya untuk pertama kalinya ngajakin si Revo jalan-jalan ke puncak Bogor.
Berhubung ini bukan hari libur, so...puncak sangat bersabat.. Jalanan lancar jaya bebas macet.

Selain sama si Revo...seperti biasa aku ditemani oleh Tya.... Adek kosku di Bogor, berhubung dia abis wisuda dan masih menyandang status pengangguran mpe hari ini, jadi sering ku ajakin jalan-jalan.

Perjalanan kali ini.....bertujuan ke Taman Bunga Nusantara, berbekal petunjuk jalan... Dan tanya ke penduduk setempat, alhamdulillah perjalanan lancar sampai tujuan.

Cussss...jam 10 pagi dah sampai di lokasi
Gak sabar banget buat masuk dan narsis. Heheheheheh
Di awali dengan memarkir si Revo dengan biaya Rp 5.000,00/motor, langsung narsis dihalaman depan dech.

Jangan lupa beli tiket dulu sebelum masuk. Aku ambil yang 40.000, jadi dapat fasilitas keliling dengan kereta dulu. Biar lebih memahami lokasi.


























Ini kereta yang digunakan untuk memutari kawasan Taman Bunga Nusantara.

Hamparan bunga terbentang di depan mata. Paduan warna yang sangat indah. Sebenernya jenis bunga yang di tanam biasa-biasa saja, tapi cara menyajikannya sungguh sangat kreatif, indahh tuk dipandang.


 Bunga-bunga disusun menyerupai seekor merak.

Berasa kaya bukan di Indonesia. 

























 Menara pandang























Menatap pemandangan di atas menara pandang. Terlihat hamparan labirin, namun sayangnya masih dalam tahap perbaikan. Pohonnya masih kecil-kecil.


Kalau yang ini di taman jepang, kirain bakalan nemuin bunga sakura, ternyata gak ada. Heheheehehehehe



















Tya lagi duduk di taman Eropa. Bagus ya???


Kalau yang ini jam raksasa dan ada alunan musiknya.

Setelah seru-seruan dan salat dzuhur, akhirnya kami memutuskan tuk segera pulang.

Pulangnya.....kabut turun sagat tebal. Berrrrrrrrrr....dingin banget padahal pake perlengkapan perang lengkap (sarung tangan + masker + jaket). Ya....akhirnya memutuskan berhenti sejenak di kebun teh...cuma buat numpang narsis. Hahahahahaha




Buat kalian yang pengin fresh sejenak, rekomendasi banget dech ke taman bunga nusantara. Kemaren juga ada yang lagi pre wed di sana. Kapan giliranku tiba ya? *ngarep banget. Huahahahahahahahaha

Jumat, 05 Desember 2014

SEMUA TELAH BERUBAH

Merantau ke Bogor sejak Juni 2010
Tak terasa sudah 4 tahun lebih
Banyak yang berubah dari kota Bogor tercinta

Pertama kali ke Bogor... Alergiku kambuh parah, perbedaan cuaca yang ekstrim antara Bogor dan Purbalingga, membuat mukaku penuh jerawat dan batuk. Setahun pertama belum banyak yang berubah, aku masih tetep Lisa yang dulu, sedikit bicara kalau belum kenal & anak rumahan. Yang berubah di Bogor...warna kulitku tidak begitu eksotis seperti ketika masih di Purbalingga. Hahahahahahahaha.

2010.... Itu masih ABG banget....sampai ketika iseng buka lagi status facebook 2010.... Aduh aduh...berasa alay banget.... Semuanya aja diomongin di facebook, saat itu emang berat banget sich... Apalagi cuma berdiam diri di rumah penuh dengan tekanan.

2011, mulai sedikit berubah...Seneng jalan-jalan, belanja ini dan itu. Mulai menjadi pribadi yang lebih serius menjalin hubungan dengan pria....wekekekek. Mungkin itu hubungan pertama yang bakalan terkenang coz rasanya perih bener itu cerita. Hahahahahaha.

2012..... Makin lebih dewasa, menghadapi kenyataan yang tidak sesuai dengan ekpektasi...tapi tetap berusaha berdiri karena yakin Allah tau yang terbaik untukku. Toh hidupku yang dulu jauh lebih berat dari sekedar kehilangan pacar. Hehehehehehe. Y....seperti biasa stress = cara ampuh menurunkan berat badan, putus cinta = potong rambut di atas bahu = berat badan turun sampai 10 kg. Hahahahahahaha

2013... Fase galau akut, fase merasa gagal move on, fase nggak punya tujuan hidup. Tapi di tahun 2013 masih bisa tegas mengambil keputusan untuk keluar dari zona nyaman (kerluar kerja). Hasilnya... Uang tabungan ludes, hahahahahaha. Tapi alhamdulillah balik lagi.

2014..... Postingan blog...ngegalau mulu.... Ngegalau mau nikah kapan? Hahahahahahahaha. Padahal yang ada di otak cuma...mau nikah sebelum mantan nikah. Pikiran macam apa coba? Wkwkwkwk. Ya....tapi....sebulan ini...alhamdulillah aku merasa lebih tenang, lebih dewasa, lebih bahagia. Puji syukur atas semua nikmat Allah. Setahun ini menikmati jadi pekerja lepas, alhamdulillah pemasukan lebih banyak dari pada waktu jadi karyawan tapi waktu luangpun justru lebih banyak hasilnya.....badanku semakin mengembang.

Dari tahun ke tahun...selalu menyisakan cerita yang berbeda.

Dulu masih naik angkot,.... Di gang menuju kos tiap pagi ada dua orang pengemis. Sekitar 1 tahun di Bogor...satu pengemis meninggal, tersisa satu pengemis nenek-nenek tua yang tidak punya rumah. Sekitar 6 bulan ini...aku sudah tidak melihatnya lagi...mungkin beliaupun sudah meninggal.

Banyak yang berubah dariku selama 4 tahun ini.
InsyaAllah semakin matang dan semakin dewasa, hanya saja karena aku manusia biasa iman sering kali naik turun, tapi lebih sering turunnya. Astaghfirullahal`adzim. Yang belum berubah adalah statusku... Tetep masih belum Menikah. Teriring doa dari sahabat dan keluarga dalam setiap langkahku. Mereka begitu menginginkanku segera menikah. Ya..,harus ku akui....keinginan menikah masih belum terlalu kuat. Tapi akhir tahun ini insyaAllah ditutup dengan kemantapan hati untuk segera menikah, menyempurnakan separuh iman untuk mendapat keberkahan hidup. Semoga Allah memudahkan segala urusanku. Amin.

Rabu, 19 November 2014

Homesick

Aku bukan tipe anak yang sering kangen
Tapi hari ini...hatiku kepikiran rumah
Rasanya pengin di rumah menghabiskan waktu bersama keluargaku
Mungkin tak ada yang akan dilakukan bersama
Tapi aku bener-bener kangen
Mungkin mereka merasakan hal yang sama
Kerap kali ketika mereka merindukanku, pasti mereka hadir di mimpiku

Hari ini...seolah merasakan hal yang sama
Budhe menelfonku...menanyakan sesuatu
Yang berhubungan dengan masa depanku... Tapi belum bisa ku ceritakan di sini. (*mulai main rahasia... Hahahahahahaha)
Hummm...sebenernya aku hanya ingin memberitahunya, biar disertai dengan doa....tapi mungkin beliau berharap sangat banyak. Hadeuhhh....jadi merasa bersalah.

Menulis ini dengan jidat cenat - cenut hasil kejedot kran kamar mandi waktu kepeleset. Semoga baik-baik saja...tidak meninggalkan luka. Amin

Minggu, 16 November 2014

Sindrom AADC

AADC = Ada Apa Dengan Cinta
Merupakan sebuah film layar lebar yang tayang ketika aku duduk di bangku kelas 3 SMP sekitar 2001/2002. Ahhhhh...fase itu masih cupu banget. Di daerahku bioskopnya aja dah bangkrut, jadi nggak ada bioskop saat itu..,mpe saat ini juga.... Hahahahahahah. Jadi wajar banget donk kalau dah segede ini nggak punya hobi nonton.

12 tahun berlalu.... Kayaknya aku belum pernah nonton Film AADC secara full, tiba-tiba ada seri terbarunya....dalam rangka promosi suatu chatt room LINE..... AADC booming kembali. Bahkan...murid-muridkupun heboh memperbincangkan Cinta dan Rangga....padahal ketika film itu muncul mungkin mereka masih TK.

Aku pun tak mau ketinggalan.... Begitu buka fb dan twitter, semuanya ngebahas AADC versi reuni. Akhirnya pengin juga nonton.... Dan...ya....itu mungkin seru untuk bernostalgia.
Berbagai parodi AADC pun bermunculan, termasuk picture-picture lucu cuplikan AADC yang dibuat sama orang-orang.



Suatu hari aku ngajar kelompok anak cowok kelas 12. Mereka tanya...aku udah nonton AADC versi line atau belum? Dan ku jawab sudah karena aku penasaran kenapa begitu banyak diperbincangkan. Ternyata sebagian dari mereka belum nonton, jadilah kelas kimia berubah menjadi acara nonton bareng AADC secuel.

Setelah kelar...nonton film yang berdurasi sekitar 10 menit itu...
Merekapun memberiku pertanyaan.

"Apa yang akan Mba Lisa lakukan kalau jadi Cinta yang sudah di PHPin selama 12 tahun, mau diajak ketemuan nggak?"

Sungguh pertanyaan yang menggelikan, karena gak pernah kepikiran jadi korban PHP. Hahahahhaahahah. Aku jawab aja sekenanya, tergantung aku udah nikah apa belum, kalau udah nikah ya nggak mau ketemuan, karena mantan adalah ALUMNI HATI, suati saat bisa reunian lagi.... Anak-anakpun langsung ketawa.

Masih lanjut perbincangan mereka...kali ini mereka berhitung umur. Cinta lulus SMA berarti sekitar umur 17/18 tahun, anggap saja 18 tahun + di PHP-in 12 tahun = berarti umur cinta sekarang 30 tahun..., sementara umur Mba Lisa 26 tahun... Jadi nggak masalah kalau Mba Lisa sekarang masih belum nikah...begitu celoteh anak-anak.

Wuahhh.....jlebbb...dasar anak-anak ini...... Selalu aja mencari celah untuk membullyku. Hahahahaha.
Mengajar itu bisa bikin semangat awet muda... Selalu ada celotehan dari mereka yang menggelikan.

Sabtu, 15 November 2014

Tantangan Menjemput Rezeki

Setiap manusia sudah dijamin rezekiNya oleh Allah SWT.
Tugas kita adalah menjemputnya, karena rezeki itu ada di suatu tempat....tinggal kita jemput. Kalau kita berdiam diri, ya rezeki itu gak akan datang dengan sendirinya.

Wisuda S1, 22 Oktober 2009... Dengan gelar sarjana pendidikan kimia, adalah hal wajar ketika pada akhirnya aku menjadi seorang GURU

Tapi tahukan kalian??? Mpe wisuda aku masih nggak mau jadi guru tapi lebih terobsesi jadi pegawai bank. Hahahahaha
Keluargaku tentu saja tidak setuju, mereka selalu bilang "Kamu tau kan apa hukumnya riba?".

Ridha Allah = ridha orang tua. Mulai merintis...ngajar di sebuah bimbel di cilacap...ahhh....banyak banget tantangannya... Perjalanan yang memakan waktu hampir 45menit hanya untuk berangkat dengan sepeda motor + pulang mpe malam + gaji kecil + dibayar telat.... Bener-bener nyesek.... Tiap pulang malam + kehujanan..... Kadang pengin mengeluh..... Tapi saat bersamaan aku melihat tukang siomay mengayuh sepeda di malam hari + kehujanan... Yang ku yakini penghasilannya jauh di bawahku dan dia harus berjualan dari pagi sampai malam, itupun belum tentu dagangannya habis.... Jadilah aku hanya mengucap syukur... Sembari berkata...Ya Allah berkahilah rezekinya....untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan kekuarganya.
Hujan + petir + jalan berlubang...temanku tiap pulang dari bimbel... Sering kali lampu sepeda motorku mati karena masuk ke dalam jalan yang berlubang. Padahal jalan yang ku lewati sangat sepi + gelap + kanan kiri adalah sawah... Selalu berdoa..,ya Allah kasih petir donk...aku gak bisa liat jalan.
Setiap di jalan aku disibukkan untuk berdoa dan berdoa.

Alhamdulillah hanya sekitar 5 bulan aku bertahan di sana, dan pindah ke Bogor. Diterima di sebuah bimbel yang katanya islami. Tesnya ribet banget. Dan taukah kalian? Harusnya aku nggak diterima di sana, cz nilaiku sangat kecil, tapi ternyata ada yang menjaminku...dan meminta agar aku diterima padahal kami belum kenal sebelumnya. Subhanallah...siapakah yang menggerakan hatinya? Tentu saja Allah SWT. Ini berkat doa budheku yang terus mendoakanku.

Saat itu mama tidak merestuiku merantau... Aku pergi diam-diam. Dan mama baru tau setelah aku mengikuti tes. Benar-benar tidak mudah.... Ahhh...saat itu aku diberi dana 1 juta untuk merantau... Bayar kos 350ribu... Alhamdulillah... 15 hati kerja...langsung dapet gaji...bisa buat memperpanjang hidup. Hahahahahahahah. Semuanya tidak mudah...tp setiap hati aku selalu mememohon keberkahan dalam rezekiku...peninkatan nominal dan kualitas.
Alhmdulillah lagi lagi dan lagi.,, Allah pun mengijabah doaku...pelan tapi pasti.....

Kini aku tidak sesibuk yang dulu...yang stand by di tempat kerja dari jam 10.00 - 18.00 lanjut privat mpe jam 21.00. Setiap hari aku bisa bangun sesukaku...... Bisa masak-masak dulu... Berlagak mau jadi ibu rumah tangga gitu. Aku masih mencoba tidak mau diperbudak dengan uang. Menghabiskan hidupku hanya untuk uang, dan mengabaikan keluargaku. Ahhh...aku mau uang yang datang padaku....... Dengan jalan dekati Allah...dan meminta ditingkatkan kualitaku.
Kerja dikit -  hasil banyak -->>> pake jurus ibadah

Ini memasuki tahun yang ke lima berkecimpung di dunia pendidikan informal. Ya....mereka yang memakai jasakau dari kalangan menengah ke atas, karena tarifku lumayan mahal. Hahahahaha. Kalau nggak kenal aku...mungkin ngiranya kerjaanku cuma main, main dan main. Padahal...nggak gitu adanya,,..

Tahun ini murid-muridku makin special menguras emosi. Ya...mereka manja, tidak mandiri, malas belajar, tapi impiannya melambung tinggi. Kadang lelah dan bosen... Tapi sebagai guru...aku harus bisa mengendalikan emosi dengan baik. Kadang datang ke tempat privat...tapi muridnya lagi pergi, atau udah nyampe di depan rumah tapi muridnya nggak mau keluar (pura-pura tidur). Kadang jengkel, pengin garuk-garuk tembok..tapi kerap kali kesulitan tuk mengakhiri. Sering sungkan untuk bilang nggak mau ngajar lagi, karena takut anaknya dimarahi orang tuanya.

Hummm.....mungkin masa kontrak dan murid itu hanya selama mereka belajar...setalah itu aku akan menjadi orang terlupakan. Tapi dari mereka aku banyak belajar. Mengenal mereka membuatku mencapai cita-cita tertinggiku saat ini... Aku hanya ingin menjadi istri dan ibu yang disayangi anak-anakku.  Sudah tidak lagi tergiur untuk menjadi wanita karir...tapi lebih ingin fokus untuk menghasilkan generasi keturunan yang berkualitas untuk agamaku tercinta.

Kini ada doaku yang belum terkabul... Yaitu dijemput oleh seseorang yang akan mengantarkanku pada cita-cita tertinggiku saat ini. Rezeki jodoh belum berpihak padaku. Hahahahahahah.
InsyaAllah akhir tahun ditutup dengan keyakinan dan kematapan hati untuk menikah.... Doa + ikhtiar dimulai, semoga segera mendapatkan hasil. Amin

Gabung ODOJ

ODOJ singkatan dari one day one juz, sudah dikenal 1 tahun belakangan ini.
Ya....saat pertama kali mendengarnya...responku biasa aja... Karena sebelum ada gerakan itu...alhamdulillah setiap sebulan sekali khatam quran, bahkan ini sudah mengalami penurunan. Ketika kuliah aku lebih sering sehari 2 juz. Yang paling sulit adalah istiqonah. Ada kalanya malessss banget, ini ku alami ketika pertama kali memasuki dunia kerja.

Sekitar 3 bulan ini kualitas ibadahku turun drastis... Baru bisa khatam setelah 2 bulan, salat subuh sering telat, berasa ruwet hidupku. Banyak hal yang terjadi membuatku memperpanjang jam tidur, kerjaannya cuma tidur...tidur...tidur... Badanpun sudah membengkak, naik sekitar 7kg sejak liburan...hahahahaha.

Jumat, 14 November 2014... Dari seberang sana, ada seorang ukhti yang mengajakku gabung dalam komunitas ODOJ 3230. Beliau adalah Mba Yaya, kami kenal karena Mba Yaya menggunakan jasaku untuk menghias hantaran pernikahan. Tanpa basa basi aku langsung mengiyakan ajakannya. Ketika ada yang mengajakku dalam sebuah kebaikan, aku selalu berfikir....ini bukan manusia yang mengajakku, tapi ini Allah yang sedang menegurku dan memberi jalan untuk mendekat padaNya.

Alhamdulillah..... Allah begitu menyayangiku dan mendekatkanku dengan orang-orang soleh. Semoga aku tetep bisa istiqamah dalam kebaikan. Amin...